Mata kuliah ini berupaya mengembangkan kemampuan mengkaji novel dan cerpen yang bergenre roman, horor, dan cerita sejarah dengan menggunakan teori naratologi struktural, stilistika cerita, dan teori puitika sosiologis. Kemampuan tersebut diwujudkan melalui proyek penulisan esai kajian prosa fiksi.
Mata kuliah ini berupaya mengembangkan kemampuan penafsiran melalui upaya menghubungkan karya sastra terjemahan (terutama novel) dari beberapa negara dengan konteks sosial-historisnya. Dalam proses ini, perspektif Kajian Budaya akan coba digunakan sebagai alat penafsiran.
Mata kuliah ini berupaya mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia untuk kebutuhan menulis akademik.Â
Program ini merupakan kerja sama antara Prodi Sastra Indonesia dan Atelir Ceremai untuk mematangkan kemampuan mahasiswa dalam wirausaha budaya dan penelitian budaya. Jumlah peserta magang sangat terbatas karena program ini bersifat intensif melalui keterlibatan langsung ke dalam proyek produksi seni lintas media.